Celuluk Cool Sliwar-Sliwer di Gianyar

Celuluk Cool Sliwar-Sliwer di Gianyar

Para netizen di Bali belakangan ini dihebohkan dengan beredarnya kendaraan (motor) nyentrik dengan pengendara yang memakai helm 'celuluk' dengan kacaamata hitam sliwar-sliwer di Gianyar.

Ternyata pengendara itu, seorang seniman lukis berasal dari Desa Mas Ubud, I Kadek Rudiantara alias Aboutd (40). Aboutd yang merupakan pelukis tanda tangan yang sudah menyambet MURI.

Dengan mengendarai motor super coolnya itu dan menggunakan helm 'celuluk' tersebut. Aboutd mengaku, selama ini terlebih saat Operasi Patuh Jaya 2019 ini, Aboutd lolos dari jeratan tilang. Walaupun pernah terkena tilang, itupun hanya karena melanggar lambu lalin dan bukan dikarenakan motor atau helmnya yang nyentrik itu.

Ternyata ide tersebut, (helm celuluk, red) muncul saat ia sedang jajan dekat sebuah artshop topeng. Dan dari salah satu topeng, yakni topeng celuluk itu, ia lantas mendapatkan ide menambah bulu pada motornya yang telah dimodifikasi motor “Aboetor”, yang super cool itu.

Untuk menjadi lebih mecing, ia lantas membeli topeng celuluk dan dijadikannya helm helm,” tutur Aboutd di salah satu wawancaranya dari wartawan lokal.
Mengakali jeratan UU Lalu lintas, iapun memanfaatkan Helm SNI yang kemudian ditempelkan topeng Celuluk tersebut.

“Tidak hanya sekedar tampil beda. Tapi juga nyaman pakaian dan yang pasti memenuhi standard SNI kok,” ujarnya.
Mengenai tanggapan masyarakat, sejauh ini Aboetd mengaku tidak mendapat keluahan apalagi menimbulkan ketakutan.
Justru sebaliknya, banyak yang minta foto selfie lantaran dianggap lucu dan unik.
Hal ini, baginya sudah memenuhi tujuannya, yakni memberikan kegembiraan pada semua orang.


“Memang Celuluk selama ini hanya kerap identik dengan seram dan banyol dalam pertunjukkan dramatari magis. Saya ingin giring kesan itu sehingga saya selalu pake ke mana pun saat berkendara,” tuturnya. Di berbagai sumber seperti kilasbali. 

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Celuluk Cool Sliwar-Sliwer di Gianyar"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel