Tradisi Mejuk-mejukan Bengkala, Buleleng

Tradisi Buleleng Bali

Kabupaten Buleleng memiliki sederet budaya serta tradisi yang begitu unik. Salah satunya, tradisi Mejuk-jukan.

Tontonan sekaligus hiburan menarik yang selalu dinanti ratusan masyarakat Desa Bengakala, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng.

Permainan tradisional bersifat spontanitas ini merupakan sebuah permainan klasik khas Desa Bengkala yang rutin digelar setiap tahun, tepatnya dilaksanakan sehari sebelum Hari Raya Nyepi. 

Mejuk-jukan (menangkap) sendiri memiliki makna filosofi sederhana yakni untuk menghormati status kaum perempuan di desa setempat.

Tentunya, target sasaran yang akan ditangkap adalah gadis remaja yang disebut teruni (remaja puteri) Desa Pakraman Bengkala.

Biasanya, sebelum acara itu dihelat, ada beberapa kriteria dan ketentuan yang harus ditaati oleh peserta.

Kriteria tersebut dibuat oleh para prajuru Desa Pakraman Bengkala. Nantinya, siapa teruni yang terpilih dalam prosesi permainan tersebut, akan ditetapkan sebagai Ratu Bengkala selama kurun waktu satu tahun ke depan. 

0 Response to "Tradisi Mejuk-mejukan Bengkala, Buleleng"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel