https://www.effectivegatecpm.com/abyzmvm3a7?key=34e909d2a4b0c29f9b47231e352a10aa Bali dan Seni Kerajinan Kulit: Membuat Wayang Kulit Khas - Payana Dewa
Notifikasi

Loading…

Advertisement

Bali dan Seni Kerajinan Kulit: Membuat Wayang Kulit Khas

Tuhan menciptakan Bali penuh dengan kebahagiaan. Mungkin quotes ini bisa menjadi gambaran bahwa Bali memang mempunyai keindahan yang sungguh mengagumkan. Mulai dari bentangan alam yang sangat memukau mata, tradisi kebudayaan yang begitu menakjubkan, keagamaan yang masih kental hingga seni yang ada dalam diri Bali ikut serta dalam menunjukan eksistensi Bali yang memukau luar biasa.

Dalam seninya, Bali juga turut dalam menciptakan kerajinan kulit yang bisa di ekspor hingga keluar negeri, baik dari estetika keindahan yang ada dalam seni kerajinan kulit Bali hingga produk yang dihasilkan bisa menjadi media pembelajaran. Menakjubkan bukan? Yuk simak lebih lanjut…

Bali dan Seni Kerajinan Kulit: Membuat Wayang Kulit Khas

Kerajinan Kulit Bali

Bali menjadi penghasil kerajinan kulit yang terbaik di Bali. Hal ini dapat dilihat dari berbagai komoditas ekspor yang menunjukan bahwa kerajinan kulit khas Bali banyak diminati dan bisa memasuki kancah internasional. Kerajinan berbahan dasar kulit asal Bali ini pada tahun 2016 saja sudah bisa meningkat sekitar 4,89% atau sekitar 101.848 USD. Kerajinan bali diminati oleh beberapa negara diantaranya 42,70% diserap oleh pasaran Jepang, menyusul Singapura 11,08%, Hong Kong 8,63%, Prancis 7,81%, Amerika Serikat 1,57%, Australia 2,23%, Spanyol 3,50%, Tiongkok 0,13%, Jerman 2,04%, serta Kanada 1,18%. Adapun sisanya 19,12% diserap oleh berbagai negara lainnya di belahan dunia.

Hasil dari kerajinan yang berbahan baku kulit ini bisa berupa sepatu, sandal, tas, jaket hingga ikat pinggang yang di desain dengan unik dan ketahanan produk yang dihasilkan juga tidak kalah dengan brand luar negeri tentunya.

Jika dilihat, para pengrajin Bali sangat kreatif dalam memproduksi barang-barang yang bisa dipakai dan menjadi cenderamata bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara. Harga yang relatif murah dan ramah di kantong membuat semua kalangan bisa memiliki cenderamata yang ada di Bali ini.

Wayang Kulit Bali

Kerajinan kulit bukan hanya sebatas cenderamata nan indah, namun juga kerajinan kulit ini juga menciptakan Wayang Kulit yang mempunyai filosofi dan sejarah yang begitu mendalam bagi masyarakat Bali.

Diketahui bahwa wayang kulit sudah ada sejak abad ke-9 dimana saat itu kerajaan dipimpin oleh Ugrasena pada tahun 896 M. Hal ini dibuktikan melalui sebuah prasasti Babetin yang menyebutkan beberapa seni pertunjukan, salah satunya adalah pertunjukan wayang kulit Bali pertama kali. Pada waktu itu, wayang kulit dijadikan sebagai media pembelajaran secara informal dengan menekankan pelajaran hidup baik moral, sosial maupun spiritual. Hal ini menjadi alasan pertimbangan saat dahulu orang-orang tidak bisa membaca dan menulis sehingga wayang kulit menjadi pengantar pembelajaran. Menarik bukan?

Pada saat ini, wayang kulit Bali selain dijadikan media pembelajaran yang menekankan moral, sosial dan spiritual juga menjadi ajang menyalurkan bakat seni bagi masyarakat bali. Dalam penampilan wayang kulit ini akan diangkat sebuah kisah atau cerita masyarakat dahulu dan juga kisah yang menjadi sebuah pengantar pesan dan moral yang bertemakan 2 hal yaitu tema cerita spiritual dan tema cerita hiburan yang bisa disaksikan oleh penonton. Semakin berkembangnya zaman, maka semakin canggih juga wayang kulit yang hadir dalam keadaan yang tidak monoton dan lebih hidup suasana yang tercipta.

Penampilan wayang kulit khas Bali ini ditambah dengan sentuhan teknologi bisa kamu rasakan saat menonton pertunjukan wayang kulit, misalnya layar lebar yang berganda, tata lampu yang begitu canggih, hingga overhead projector yang memberikan latar belakang yang lebih hidup dan mendukung cerita yang diangkat oleh wayang kulit.

Dalam pertunjukan wayang kulit khas Bali ini menyatukan berbagai unsur seni lainnya yaitu seni musik, suara, rupa hingga seni sastra. Pertunjukan wayang kulit khas Bali mempunyai unsur kompleks yang mendukung sehingga hadirlah sebuah wayang yang begitu memukau dan menyiratkan sebuah pembelajaran yang bisa dipetik nantinya.

Unsur kompleks yang ada dalam wayang kulit khas Bali ini membuatnya membutuhkan beberapa orang yang ahli dalam bidang seninya masing-masing. Unsur seni ini membutuhkan sekitar 15 orang yang meliputi dalang, pengiring musik khas Bali, pembantu dalang dan penyanyi.

Dalam wayang kulit ini, seorang dalang menjadi poin penting dalam kesuksesan pertunjukan karena dalang harus bisa menguasai dan membawakan cerita dengan ciri khas suara yang berbeda-beda disetiap cerita yang ditampilkan.

Adapun jenis-jenis wayang kulit yang pada umumnya ditampilkan dan terpelihara hingga saat ini adalah wayang ngramayana, wayang parwa, wayang gambuh, wayang cupak, wayang arja, wayang sapuleger yang memiliki cerita, makna dan tokoh-tokoh yang berbeda. Hal inilah yang menjadi ciri khas Bali akan pertunjukan wayang kulit yang menarik pesona para wisatawan lokal maupun mancanegara.

Proses Pembuatan Wayang Kulit

Untuk memainkan pertunjukan wayang kulit, maka wayang kulit ini harus dibuat terlebih dahulu oleh pengrajin. Adapun beberapa tahapan dalam proses pembuatan wayang kulit khas Bali adalah:

  1. Terlebih dahulu membuat pola wayang di atas kulit yang diinginkan dan kulit bisa ukir.
  2. Wayang yang sudah diukir kemudian di amplas untuk memperhalus permukaan yang kurang sempurna.
  3. Setelah itu, wayang bisa diberi warna dengan ciri khasnya masing-masing. Maka wayang siap dipajang dan di pertunjukan di depan penonton tentunya. Proses pembuatan ini bisa dilakukan paling lama satu minggu tergantung tingkat kesulitan dan jumlah wayang tersebut.
Post a Comment

Search This Blog