Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Untuk apa beragama jika tidak membuat manusia menjadi lebih baik?


Untuk apa beragama jika tidak membuat manusia menjadi lebih baik?

Raja Asoka pernah berkata:

Seseorang seharusnya tidak hanya menghormati agamanya sendiri dan menyalahkan agama-agama orang lain, melainkan ia harus menghormati agama-agama orang lain karena berbagai alasan.
Dengan berlaku demikian, seseorang telah membantu perkembangan agamanya sendiri dan juga memberikan pelayanan kepada agama-agama orang lain. 

Bila bertindak sebaliknya, ia menggali lubang kubur bagi agamanya sendiri dan juga membahayakan agama-agama lainnya.
Siapa saja yang menghormati agamanya sendiri dan menyalahkan agama-agama lainnya, itu dilakukan karena bakti terhadap agamanya sendiri, dengan berpikir bahwa "Aku akan memuliakan agamaku sendiri". Akan tetapi sebaliknya, dengan berbuat demikian ia semakin dalam melukai agamanya sendiri. 

Karenanya kerukunan adalah baik: Mari kita semua mendengarkan, dan dengan ikhlas mendengarkan ajaran-ajaran yang dianut orang lain.

______________________________________________
Dalai lama pernah berkata:

"Jika harus memilih antara agama dan kasih sayang, pilihlah kasih sayang". "Agamaku sederhana sekali, agamaku kebajikan". "Jika sains membuktikan kebenaran dan ajaran Buddha salah, maka tinggalkan Buddha, pilihlah sains".

"Agama yang terbaik itu adalah agama yang membuat kamu berpikir bijaksana dan selalu memancarkan kebaikan dari dirimu buat mahluk lain, saya tak pernah bilang ajaran Buddha yang terbaik".

Berlangganan via Email