Senyuman untuk jiwa-jiwa yang terluka

Senyuman untuk jiwa-jiwa yang terluka

Ada saatnya dalam hidup, seseorang sebaiknya mendengarkan pendapat orang lain secukupnya saja. Kemudian tumbuh sesuai dengan keyakinan di dalam diri. Terutama ketika pendapat orang lain lebih banyak melukai dibandingkan membuat harmoni.

Tanpa keberanian spiritual seperti ini, banyak sahabat jiwanya akan rawan masuk jurang. Di Dunia bagian Timur umumnya, tidak sedikit orang yang hidupnya bermasalah, karena sangat bernafsu untuk disebut ramah oleh banyak orang. Ujungnya, kehidupan tumbuh dari satu masalah menuju masalah yang lain.

Ini juga yang sering disebut sebagai menjadi pahlawan penyelamat bagi diri sendiri. Persisnya, menyelamatkan perjalanan jiwa dari bahaya. Di zaman gelap ini, keberanian jenis ini sangat diperlukan, terutama karena di mana-mana terlihat keramaian dengan aura yang gelap sekali.


Jangankan di dunia uang dan kekuasaan, bahkan di keramaian yang berisi banyak orang berdoa pun auranya menakutkan. Di saat seperti ini, Anda belajar untuk tersenyum, karena senyuman merupakan pusat  kedamaian yang ada di dalam diri. 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel