Notifikasi

Loading…

7 Kegiatan Seru di Desa Tenganan Pegringsingan yang Wajib Kamu Coba

Kemenparekraf RI tengah memperkuat gencatan popularitas Desa Wisata di seluruh Indonesia, dan salah satu yang menonjol adalah Desa Adat atau Desa Wisata Tenganan Pegringsingan di Bali. Destinasi ini tak hanya menawarkan kecantikan alam pulau dewata, tetapi juga mempersembahkan warisan budaya yang tak ternilai harganya.

Berkembang dari kerja keras Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Desa Wisata Tenganan Pegringsingan menjadi destinasi yang mengundang penasaran para pengunjung. Pesona Bali yang kaya akan tradisi dan keindahan alamnya memang pantas untuk dijelajahi lebih dalam.

Mari kita menjelajahi Desa Wisata Tenganan Pegringsingan, di mana kekayaan budaya Bali berpadu harmonis dengan keelokan alamnya. Dan jangan lewatkan aktivitas seru yang dapat memperkaya pengalaman wisata Anda di destinasi ini. Temukan kisah di balik setiap sudutnya, dan rasakan sentuhan magis yang tak terlupakan di Desa Wisata yang penuh daya tarik ini.

Desa Tenganan Pegringsingan

Menjelajahi Desa Wisata Tenganan Pegringsingan Bali

1. Pelekatan Kain Gringsing

Desa Wisata Tenganan Pegringsingan di Kabupaten Karangasem, Bali, menjadi ruang waktu yang membawa kita ke Bali yang kuno. Di sini, merasakan atmosfer Bali sebelum Kerajaan Majapahit ada seperti mengalami perjalanan kembali ke masa lalu. Kain gringsing, karya tenun khas desa ini, memperkaya pengalaman dengan keindahan yang mendunia. Bersaksikan langsung proses penenunan kain gringsing yang memukau dan memahami nilai-nilai luhur di baliknya akan membuat kunjungan Anda tak terlupakan.

2. Alam Asri Desa

Ketertiban masyarakat Desa Wisata Tenganan Pegringsingan dalam menjaga kelestarian lingkungan menciptakan atmosfer asri dan seakan melangkah kembali ke zaman dahulu. Ketaatan terhadap aturan adat terlihat dalam tata letak rumah dan pura, menciptakan harmoni antara manusia dan alam. Merasakan keelokan alam sekitar dan melibatkan diri dalam kesederhanaan kehidupan sehari-hari akan memberikan Anda pengalaman tak terlupakan di desa ini.

3. Kegiatan Rutin Penduduk Lokal

Bergabung dengan kegiatan rutin penduduk setempat di Desa Wisata Tenganan Pegringsingan akan membuka pintu ke dalam kehidupan masyarakatnya. Melihat cara mereka bekerja di sawah, bertemu dengan pengrajin anyaman bambu, pengukir, dan seniman lokal lainnya akan memberikan Anda wawasan mendalam tentang kehidupan di desa ini. Pengalaman ini memberikan sentuhan personal dan memperkaya pemahaman Anda tentang budaya dan kehidupan masyarakat Bali.

4. Tradisi Mekare-kare atau Perang pandan

Jika Anda berkunjung antara bulan Juni dan Juli, Anda akan disajikan pertunjukan luar biasa, yakni tradisi Mekare-kare atau Perang Pandan. Upacara ini, di mana para pemuda desa bertarung dengan daun pandan berduri dan tameng dari anyaman rotan, merupakan puncak dari upacara adat tahunan. Menyaksikan keberanian dan semangat para pemuda dalam tradisi ini akan membius dan meninggalkan kesan mendalam.

5. Foto di Rumah Adat

Desa ini menyajikan rumah adat yang memukau, terbuat dari campuran batu merah, batu sungai, dan tanah. Dengan ukiran-ukiran artistik dan kain tenun yang dipajang di dinding rumah, rumah adat di Desa Tenganan Pegringsingan adalah tempat yang ideal untuk berfoto. Suasana tradisional yang terpancar dari rumah adat ini akan memberikan sentuhan magis pada momen berharga Anda.

6. Berburu Oleh-Oleh Kain Tenun Gringsing

Tidak lengkap rasanya berkunjung ke Desa Wisata Tenganan Pegringsingan tanpa membawa pulang oleh-oleh kain tenun gringsing. Dengan berbagai motif unik, seperti motif lubeng atau motif sanan empeg, Anda dapat membeli kain tenun ini di art shop di pintu masuk desa atau langsung dari rumah pengrajinnya. Oleh-oleh kain tenun gringsing akan menjadi kenang-kenangan yang berharga dari petualangan Anda di desa ini.

7. Tradisi Ayunan Kayu

Selain tradisi Mekare-kare untuk para pemuda, Desa Tenganan Pegringsingan juga memiliki tradisi khusus bagi para gadis, yaitu tradisi ayunan kayu. Setelah perang pandan, gadis-gadis desa menaiki ayunan besar dari kayu dengan pakaian tradisional berwarna keemasan. Tradisi ayunan ini melambangkan bahwa kehidupan selalu berputar, dengan kegembiraan dan tantangan bergantian. Pengalaman ini memberikan perspektif unik tentang filosofi hidup Bali yang dalam dan menginspirasi.

Melalui 7 aktivitas seru ini, Desa Wisata Tenganan Pegringsingan tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga pintu gerbang menuju keajaiban budaya dan alam Bali yang tak ternilai. Sebuah perjalanan yang memanjakan mata dan jiwa, membawa pulang kenangan indah dari pulau seribu pura ini.

Post a Comment