https://www.effectivegatecpm.com/abyzmvm3a7?key=34e909d2a4b0c29f9b47231e352a10aa Kunci Mempertahankan Bisnis di Tengah Pandemi,yakni : Kreativitas dan Teknologi - Payana Dewa
Notifikasi

Loading…

Advertisement

Kunci Mempertahankan Bisnis di Tengah Pandemi,yakni : Kreativitas dan Teknologi

 



Mempertahankan bisnis di masa pandemi Covid-19 bukanlah perkara mudah. Pelaku bisnis harus kreatif dan mau mengadopsi strategi baru, terutama penggunaan teknologi dalam memasarkan produk.

“Apa yang dimulai tidak mudah (menjaga bisnis tetap berjalan) karena tidak ada yang mengira pandemi akan berlangsung selama itu. Namun, tidak ada jalan lain,” kata Anton Wirjono, co-founder BrightspotMRKT, saat konferensi pers pembukaan Brightspot Market (BrightspotMRKT) 2022 di Senayan Park, Jakarta.

Ia memberikan tips berupa dua cara agar bisnis tetap berjalan selama pandemi Covid-19. Tips pertama adalah mengurangi pengeluaran. Tidak dapat disangkal bahwa pembatasan aktivitas di luar rumah sangat mempengaruhi perekonomian, bahkan sampai mengurangi pendapatan. Jadi cara termudah untuk menyelamatkan perusahaan dari kebangkrutan adalah dengan memotong pengeluaran.

Cara kedua, kata Anton, pemilik usaha perlu berkreasi dengan memanfaatkan layanan digital untuk memasarkan produknya ke pasar yang lebih luas.

“Menurut saya kreativitas itu sangat penting, bereksperimen, mencoba hal-hal baru. Kalau kalah, menyerah, kita tidak akan pernah tahu. Suka atau tidak, itu harus terjadi,” ujarnya.

Menjalankan bisnis offline dan online secara bersamaan dianggap sebagai cara terbaik untuk melakukannya. Di sisi lain, menurut Anton, tidak semua perusahaan kolaps akibat pandemi.

"Banyak juga yang naik di masa pandemi, misalnya FnB (makanan dan minuman) dan retail," ujarnya

Diakuinya, kelangsungan usaha juga sangat dipengaruhi oleh pedoman regulasi pemerintah terkait Covid-19. Meski demikian, dia melihat potensi industri kreatif di Indonesia masih bisa berkembang.


"Saya pikir itu luar biasa. Jack Ma pernah berkata jangan ajari anak-anak apa yang bisa dilakukan komputer. Itu sebabnya, jika saya mengatakan mesin tidak akan sejauh yang kita lakukan, pembuatan produk tidak akan sebaik yang dilakukan orang. melakukan."

Post a Comment

Search This Blog