Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Puja Trisandya untuk Pengendalian Diri


Melatih terus melakukan puja Trisandya, mencegah pikiran yang terjerat ingin melakukan sesuatu yang mestinya tidak boleh dilakukan. Inilah pentingnya pengendalian diri untuk mencapai ketenangan batin dan meredam emosi.


Jika terus melatih mengendalikan pernapasan orang akan memiliki kematangan dan kestabilan emosional dalam menghadapi permasalahan. Menjauhkan diri dari godaan kekuasaan dan kebutuhan materi.

Suatu perjalanan kehidupan di tengah perubahan yang begitu pesat seringkali mendorong niat melakukan apa saja yang penting materi, kekuasaan, kesenangan dan kenikmatan.

Apalagi di zaman maya ini membuat orang terkadang dalam posisi yang serba sulit untuk menentukan mana benar dan mana  salah. Oleh karena itu di sinilah diperlukan ketetapan hati dan pikiran. Dengan ketenteraman, keharmonisan pikiran menjadikan tercapainya tujuan bersama.

Asana dalam Puja Trisandya adalah sikap tenang dan sikap konsentrasi penuh keheningan.

Kemudian dilanjutkan dengan pranayama mengendalikan diri dan mengendalikan pernapasan. Dilanjutkan dengan mantram suci ke hadapan Ida Sanghyang Widhi Wasa agar diberikan keselamatan atas doa kita, tentu dengan keheningan hati dan pikiran.

Kita harus dapat memaknai semuanya itu sebagai umat beragama, mesti senantiasa mampu mengendalikan diri dan mampu memilah, memisahkan dari semua cobaan yang terjadi, yang mana mesti dilaksanakan dan yang mana tidak boleh. Ketenangan pikiran dituntut untuk pengendalian diri karena melatih terus perbuatan baik menjadi tujuan mencapai kebenaran hakiki.