Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Nggak Boleh Lakukan Empat Hal Ini Saat Ikut Nyepi di Bali

Nggak Boleh Lakukan Empat Hal Ini Saat Ikut Nyepi di Bali

Hari Raya Nyepi tahun ini jatuh pada Kamis, 7/3/2019 (Tahun Baru Saka 1941).  
Melaksanakan Hari Raya Nyepi yaitu dengan Tapa Brata Penyepian atau
empat  pantangan bagi umat Hindu.

Nggak Boleh Lakukan Empat Hal Ini Saat Ikut Nyepi di Bali
Pantai Masceti, Gianyar, Bali
Masyarakat Hindu Bali ngiring Ida Sesuhunan (sesuatu yang disakralkan) di Pura atau Merajan (tempat suci) menuju ke pantai untuk keberlangsungan ritual Melasti untuk menyambut Hari Raya Nyepi, di kawasan Pantai Masceti, Gianyar, Bali. Upacara Melasti merupakan salah satu rangkaian dalam penyambutan Hari Raya Nyepi yang bertujuan untuk membersihkan jiwa raga dari segala bentuk perbuatan masa lalu.

Yang wajib dan harus ditaati dari keempat larangan ini adalah Amati Karya (tidak bekerja), Amati Lelungan (tidak bepergian), Amati Geni (tidak menyalakan api), Amati Lelanguan (tidak bersenang-senang). Untuk melaksanakan Tapa Brata Penyepian mulai dari pukul 06.00 sampai 06.00 keesokan harinya.

Semua daerah di Bali dan mayoritas penduduk Agama Hindu, akan berbeda dari biasanya di saat Nyepi. Bagi Anda yang punya perencanaan berlibur ke Bali saat Nyepi, sebaiknya Anda mentaati beberapa peraturan seperti yang berikut ini;

1. Nggak Boleh Bepergian

Nggak boleh keluar dari penginapan saat Hari Raya Nyepi berlangsung. Seandainya Anda nekat bisa di amankan oleh Pecalang Adat (hansip atau petugas keamanan) yang patroli saat Nyepi.

2. Nggak boleh teriak-teriak dengan volume besar

Hindari teriak-teriak dengan volume tinggi seperti menonton dengan volume besar dan aktivitas di penginapan diperbolehkan asalkan dengan volume rendah.

3. Nggak Boleh Menyalakan Lampu Balkoni

Nggak boleh menyalakan lampu balkoni, yang hanya bisa dinyalakan adalah lampu kamar. Bagi tamu yang menginap di hotel dan ingin jalan-jalan di area hotel bisa menggunakan lampu senter saja, itupun sudah disediakan oleh pihak hotel.

Saat menyambut Hari Raya Nyepi seluruh jalan di Pulau Bali sepi selama 24 jam. Pada hari raya ini umat Hindu melaksanakan Catur Brata (amati geni, amati lelanguan, amati lelungan dan amati karya). Maka dari itu, tidak seorangpun boleh bepergian dengan seizin pecalang adat.

4. Nggak Boleh Reservasi Tiket, Bepergian

Karena saat Nyepi semua operasional wisata ditutup atau ditiadakan, namun biasanya pelaku wisata sudah menandai tanggal libur saat Nyepi.

Nah itulah keempat yang nggak boleh dilakukan saat Hari Raya Nyepi di Bali, namun jika Anda sudah di Bali jangan lewatkan menonton ogoh-ogoh di Nyerupukak (sehari sebelum Nyepi). Baca sejarah Nyepi disini.

Rekomen:

Karena nggak bisa kemana-mana disaat Hari Raya Nyepi, di malam hari jangan lewatkan untuk menikmati langit penuh bintang, karena udara yang bersih tanpa polusi, malam di Bali saat Nyepi bertabur bintang yang dapat dilihat dengan mata telanjang. Tapi, hanya bisa dilihat dari wilayah hotel saja.

Post a Comment for "Nggak Boleh Lakukan Empat Hal Ini Saat Ikut Nyepi di Bali"