https://www.effectivegatecpm.com/abyzmvm3a7?key=34e909d2a4b0c29f9b47231e352a10aa Melihat Lebih Dekat Kecantikan Uluwatu Kecak Dance - Payana Dewa
Notifikasi

Loading…

Melihat Lebih Dekat Kecantikan Uluwatu Kecak Dance

Jika kamu sedang menghabiskan waktu liburan kamu di Bali atau sedang merencanakan liburan ke Bali, maka tak ada salahnya jika kamu menyaksikan keindahan Bali yang satu ini yaitu Tari Kecak Uluwatu yang diadakan dengan pertunjukan api. Selain itu Tarian Kecak Uluwatu ini menjadi populer karena mengangkat sebuah legenda yang juga sangat populer tentunya.

Penasarankan bagaimana kecantikan yang disajikan oleh Tari Kecak Uluwatu ini? Yuk simak lebih lanjut pembahasannya!

tari kecak uluwatu

Pesona Kecantikan Uluwatu Kecak Dance

Tarian Kecak Uluwatu menjadi pertunjukan tari tradisional dari Bali yang terkenal akan kecantikan dan keindahan tarian dan kisah yang diangkatnya. Pertunjukan tari bukan hanya sekedar tarian saja melainkan juga pertunjukan api yang begitu memukau. Tarian Kecak ini mengangkat kisah epik nan romatis antara Rama dan Sinta.

Tarian Kecak Uluwatu yang menakjubkan dengan pertunjukan api ini digelar saat matahari terbenam. Kontras cahaya sunset yang berasal dari matahari terbenam dengan pencahayaan sekitar tempat penggelaran tari Kecak akan menjadi sangat kontras tentunya. Tempat di gelarnya Tarian Kecak ini diadakan di tepian pantai atau pulau yang berada di Pura Uluwatu yang menjadi pura yang sakral. Keindahan alam dan tradisi akan menjadi paduan kecantikan yang menakjubkan dan mampu menyihir seluruh mata penonton yang menyaksikan.

Uniknya, tarian Kecak ini dimainkan oleh penari laki-laki sebanyak 50 atau lebih dengan menggunakan kain penutup kotak-kotak berwarna hitam dan bertelanjang dada. Para penari duduk melingkar di area yang telah disediakan.

Pura Uluwatu yang menjadi tempat penyelenggaraan Tarian Kecak ini uniknya berada diatas tebing tinggi. Sehingga ketika sore menjelang malam dan menghadirkan keindahan sunset, maka tarian Kecak akan dimulai. Keindahan tempatnya  membuat wisatawan-pun kian beramai hadir untuk menyaksikan perpaduan alam nan indah dengan kecantikan tarian Kecak yang diselenggarakan.

Dengan pesonanya ini, maka banyak peminat yang ingin menyaksikan Uluwatu Kecak Dance ini karena uniknya pertunjukan ini dilakukan di outdoor dan pada saat sunset. Tarian Kecak pada dasarnya menjadi tarian yang sakral dan membawa fiosofi yang mendalam bagi para umat Hindu. Para penari dipercaya sedang melepaskan ruh ke Khayangan untuk berkomunikasi dengan Tuhan dan para leluhur dan menyampaikan segala doa dan harapan yang tertaut.

Tarian Kecak Mengangkat Kisah Rama dan Sinta

Tarian Kecak juga disebut dengan Tarian Api yang dikembangkan oleh Wayan Limbak pada tahun 1930 yang berkolaborasi dengan Walter Spies yang memasukkan penggalan kisah cnta Ramayana dan Sinta dalam tarian Kecak. Alat musik yang mengiringi tarian ini hanya ada sebuah krincingan yang berada di kaki penari dan nantinya akan diiringi oleh bunyi yang keluar dari mulut “Cak, cak, cak, cak….”.

Tarian Kecak yang membawa kisak epik nan romantis yaitu kisah cinta Rama dan Sinta ini bisa menyihir mata penonton dan bertahan hingga 60 menit lebih tentunya. Kisah yang diawali dengan diusirnya Rama dan Sinta dari kerajaan Ayodya akibat ulah ibu tiri Rama. Setiba di hutan dandaka, kecantikan Sinta mampu menyihir mata sang Raja Alengka yaitu Rahwana.

Ketertarikan pada Sinta membuat Rahwana akhirnya menghalalkan seluruh cara untuk mendapatkan Sinta hingga akhirnya Rahwana bisa membawa Sinta ke dalam istanya yaitu Alengka.

Dalam penantian Sita akan Rama, ia bertemu dengan Hanoman yang merupakan utusan dari Rama kemudian Sita menintipkan pesan bahwa ia masih hidup melalui jepit rambutnya. Dalam pencarian, Rama bertemu dengan anak Rahwana yaitu Meganada dan terjadilah perkelahian dalam misi menyelematkan Sinta.

Klimaksnya, saat senja mulai datang maka Hanoman dibakar hidup-hidup. Api yang kian membara mengantarkan panasnya membawa kesan yang sangat dramatis dan penuh eksotis akan kontrasnya warna jingga dilangit. Dengan kesaktian Hanoman akhirnya bisa bebas dari sang api dan menyelematkan Sita dari Rahwana dan membawanya kepada Rama kembali.

Keindahan pertunjukan tari yang ditampilkan ditambah dengan alam yang penuh keindahan sehingga kekuatan spiritual bisa dirasakan oleh penonton sehingga penonton bisa larut akan pergelaran Kecak Uluwatu Dance ini. Tak heran jika tarian Kecak ini menjadi favorit bagi wisatawan, antara keindahan alam, tradisi dan kekuatan spiritual bisa membuat penontot terkagum-kagum.

Hal Penting dalam Uluwatu Kecak Dance

Sebelum menghadiri Uluwatu Kecak Dance, kamu perlu memperhatikan beberapa hal yaitu:

  1. Kamu perlu membayar tiket untuk bisa menonton pertunjukan Kecak yaitu sebesar Rp. 70.000 hingga Rp. 100.000-.
  2. Datang lebih awal karena pertunjukan ini dilakukan di outdoor sehingga kamu yang menentukan dimana posisi duduk terbaik kamu karena nantinya kamu akan bersaing dengan penonton lain untuk mendapatkan posisi duduk karena posisi duduk dibentuk setengah lingkaran dan berbentuk tangga.
  3. Kamu sebaiknya datang dengan pakaian lebih sopan (tidak memakai rok atau celana pendek) hal ini untuk menghormati para leluhur sebagai tempat ibadah yang sakral. Namun, jika sudah terlanjur memakai, kamu bisa memakai selendang ungu dan menyewanya di depan pintu masuk pura.
Post a Comment