https://www.effectivegatecpm.com/abyzmvm3a7?key=34e909d2a4b0c29f9b47231e352a10aa Taman Nasional Gede Pangrango - Wisata Sambil Edukasi Hayati - Payana Dewa
Notifikasi

Loading…

Advertisement

Taman Nasional Gede Pangrango - Wisata Sambil Edukasi Hayati

Tahukah kamu taman tertua yang ada di Indonesia berada di Tanah Sunda. Taman ini pasti gak bakalan asing di telinga kamu, karena emang sepopuler itu. Ada yang tau nama Taman ini? Yaps, Taman ini bernama Taman Nasional Gede Pangrango (TNGP) yang berada di Jawa Barat.

Selain keindahan isinya yang menarik hati para wisatawan,  taman ini juga memiliki peranan penting dalam sejarah konservasi (pelestarian/perlindungan alam) sejak pertama kali di dirikan di Indonesia pada tahun 1980.

Kamu penasaran dengan sejarah dan keindahan Taman Nasional Gede Pangrango ini? Yuk simak lebih lanjut!

Sejarah Taman Nasional Gede Pangrango

Asal usul nama taman ini diambil dari nama gunung yang ada di kawasan taman ini yaitu Gunung Gede dan Gunung Pangrango. Taman ini juga menjadi tempat favorit dan tertua bagi penelitian alam Indonesia.

Pecetusan mengenai status taman nasional ini dimulai dari tahun 1980 ketika Menteri Pertanian mengajukan mengenai taman ini. Sebelumnya, pada tahun 1830 di lereng Gunung Gede ini sebagai Kebun Raya Cibodas hingga dilakukan perluasan.

Awal mula berdirinya Taman Nasional Gede Pangrango yaitu berasal dari cagar alam dan kawasan konservasi hayati pada tahun 1889 dengan luas mencapai kurang lebih sebesar 240 hektare.

Pada tahun 1926, kawasan ini diperluas mencapai 1.200 hektare. Tidak sampai disitu dilakukan perluasan kawasan, ternyata pada tahun 1979 menjadi sebesar 14.000 hektare. Wow, sangat luas bukan?  Baru pada tahun 1980, cagar alam ini gabungkan menjadi suaka alam yang ada di sekitar untuk menjadi Taman Nasional Gede Pangrango.

Letak Geografis Taman Nasional Gede Pangrango

Taman Nasional Gede Pangrango

Secara administratif, taman ini berlokasi di Jl. Kebun Raya Cibodas, Cimacan, Kec. Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Perbandingan luas TNGGP di setiap wilayah yang dilaluinya, yaitu 25% di Bogor seluas 4.514 hektar dengan 4 kecamatan dan 17 desa, 30% di Sukabumi seluas 6.781,98 hektar dengan 6 kecamatan dan 26 desa, serta 45% di Cianjur seluas 3.899, 29 hektar dengan 3 kecamatan dan 18 desa.

Untuk memasuki taman ini, kamu perlu membayar tiket masuk mulai dari 20.000 hingga 32.000 tergantung dengan hari berkunjung kamu. Untuk fasilitas, jangan diragukan lagi deh dengan membayar tiket masuk kamu bisa menikmati fasilitas lengkap di taman ini.

Kondisi Alam Taman Nasional Gede Pangrango

Taman Nasional Gede Pangrango wisata

Alam yang disajikan di taman ini tentu saja tidak bisa di pungkiri keindahannya. Kekayaan alam akan jelas terliha disini dengan keanekaragaman tentuya. Mata tidak bisa beralih dari indahnya taman ini yang dimulai dari jenis tanah yang terdiri dari andosol, regosol, maupun letosol. Dilanjut dengan jenis-jenis batu yang tersedia di taman ini yaitu basalt lava, breksi tupan, breksi vulkani dan lainnya.

Suhu di taman ini berada pada kisaran 0ºC dan bisa mencapai hingga 18ºC. Suhu ini berdasarkan dengan keinggiannya. Angin yang bertiup di taman ini adalah angin Muson yang akan berubah tergantung dengan musimnya. Maka sangat disarankan bagi kamu yang ingin kesini, dihindari bulan Desember hingga Maret karena kecepatan angina pada saat itu sangat tinggi.

Flora dan Fauna si Taman Nasional Dede Pangrango

Sebagai taman nasional, TNGP menyimpan begitu banyak keaneka ragaman hayati yang dilindungi dengan daya tariknya sendiri. Tercatat di kawasan taman ini ada 870 jenis tumbuhan berbunga dan 150 jenis paku-pakuan. Beberapa flora yang dilindungi di kawasan taman ini adalah Pinang hijau, rasamala, pusa, rotan buluh dan yang paling menjadi ikonik di taman ini adalah lumut merah.

Sedangkan faunanya, ada anjing ajag, biul slengket, elang ular, punai salun dan jenis edemik ada elang jawa beserta dengan tesia.

Kegiatan dan Destinasi Wisata

Lokasi ini sangat cocok untuk kamu yang pecinta alam, ingin melakukan penelitian alam atau bahkan sekedar untuk liburan dan jauh dari hiruk pikuk kota. Maka taman ini sangat cocok bagi anda.

  1. Alun-Alun Suryakencana

Di alun-alun ini, mata kamu dimanjakan dengan hamparan bunga edelweis yang membentang diatas lahan seluas 50 hektar. Padang edelweis ini sangat cocok untuk menjadi objek berfoto kamu. Namun, yang perlu diingat kalau untuk sampai dilokasi ini, kamu harus melewati track yang sulit dan menantang.

  1. Lembah Mandalawangi

Lembah ini sangat mempesona sehingga tak heran jika Soe Hok Gie (Penggagas MAPALA) terpikat dan menuangkannya pada sebuah puisi. Lembah ini memiliki sunset yang indah dan menawan ditambah dengan pemandangan yang memikat yaitu Gunung Halimun dan Gunung Salk.

  1. Kawah Gunung Gede

Kawah ini menjadi wisata yang paling populer di taman ini, pasalnya kawah ini  menyimpan panorama yang bisa disaksikan diatas ketinggian untuk melihat keindahan bumi menelan dan memuntahkan sang matahari. Kawah ini juga merupakan saksi bisu untuk penakluk puncak Gunung Gede.

  1. Air Terjun Ciwalen

Jika kamu ingin mendengar gemericik air nan mempesona, maka kamu bisa ke air terjun Ciwalen ini. Uniknya, air terjun ini dilengkapi dengan canopy trail yang menggantung diantara sela-sela pohon rindang. Di air terjun ini juga terdapat jembatan panjang nan eksotis dengan panjang 130 meter dan tinggi 48 meter, maka kamu wajib menyeberangi jembatan ini.

  1. Kebun Raya Cibodas

Di kebun raya ini kamu bisa menikmati keindahan flora dan fauna yang terhampar di luas yang mencapai 80 hektare. Kebun raya ini merupakan jalur pertama yang bisa dimulai untuk mendaki gunung Gede dan Pangrango.

Berkunjung kesini tidak akan membuat kamu rugi dehh, berwisata alam sambil edukasi hayati membuat pengetahuan kamu bertambah lhoo. Yuk apalagi, segera rencanakan liburan kamu kesini.

Post a Comment

Search This Blog