https://www.effectivegatecpm.com/abyzmvm3a7?key=34e909d2a4b0c29f9b47231e352a10aa 3 Tradisi dan Festival Lokal di Seminyak yang Wajib Dihadiri - Payana Dewa
Notifikasi

Loading…

3 Tradisi dan Festival Lokal di Seminyak yang Wajib Dihadiri

Berwisata di Bali bukan hanya seru untuk menikmati pemandangan indah saja. Festival lokal di Seminyak bisa menjadi salah satu wisata budaya yang menyengkan.

Keindahan pemandangan hingga ragam wisata di Bali memang tidak perlu diragukan. Namun selain itu, ketika berlibur di Bali juga tidak boleh ketinggalan menikmati beraneka ragam budayanya.

Di Pulau Dewata, ada cukup banyak festival lokal dan menampilkan tradisi Bali yang bisa dikunjungi. Seperti namanya, festival lokal ini biasanya mengunggulkan karya-karya hingga penampilan seniman yang berasal dari Bali.

Mengunjungi festival lokal di Seminyak akan menjadi salah satu cara terbaik untuk mengenali kebudayaan Bali. Agar tidak penasaran lagi, berikut ini beberapa festival tradisi lokal di Seminyak dan Bali yang wajib kalian kunjungi.

3 Festival Lokal di Seminyak Paling Wajib Dikunjungi

1. Pesta Kesenian Bali

Festival Lokal di Seminyak

Pesta Kesenian Bali merupakan salah satu festival tahunan yang wajib dikunjungi. Digelar di daerah Nusa Dua, Pesta Kesenian Bali atau biasa juga disebut PKB menjadi daya tarik utama tersendiri bagi para wisatawan.

Seperti namanya, Pesta Kesenian Bali merupakan festival kesenian dengan berbagai media yang digelar di Bali. Di festival ini akan tampil para seniman yang menghadirkan karya musik, lukisan dan ukiran, bahkan juga tarian. Selain itu juga ada kesenian kontemporer yang tidak kalah layak menjadi perhatian.

Menariknya, Pesta Kesenian Bali bukan saja menghadirkan karya seni dari para seniman asal Bali saja. Seniman dari seluruh Indonesia diundang untuk ikut meramaikan festival kesenian terbesar di Pulau Dewata ini.

Sedangkan untuk menegaskan unsur tradisi dan kesenian tradisional, Pesta Kesenian Bali juga menghadirkan seniman-seniman lokal dari masing-masing kota dan kabupaten.

Festival Pesta Kesenian Bali digelar setiap tahunnya selama satu bulan penuh. Biasanya Pesta Kesenian Bali digelar setiap bulan Juni hingga Juli. Bertepatan dengan waktu liburan nih!

2. Omed-Omedan

Festival satu ini berbeda dengan yang lain. Omed-Omedan memang bukanlah festival biasa. Bukan menyajikan keragaman seni khas dari Bali, Omed-Omedan justru menegaskan tradisi unik di pulau ini.

Omed-Omedan berlangsung satu tahun sekali selama satu hari saja. Festival yang merupakan bagian penting bagi umat Hindu di Bali ini berlangsung tepat setelah Hari Nyepi.

Sore hari setelah Nyepi, warga Bali berkumpul untuk menonton tradisi unik ini. Omed-Omedan merupakan pagelaran yang tujuannya untuk mendekatkan para pemuda dan pemudi Bali. Di festival ini, para pemuda dan pemudi Bali akan menyatakan cinta bahkan juga berusaha mendekati sosok yang mereka taksir.

Beberapa bahkan tidak sungkan untuk langsung meluapkan perasaan cinta yang mereka miliki satu sama lain.

Meski ditujukan kepada para pemuda dan pemudi, namun Omed-Omedan dihadiri wisatawan dari berbagai usia. Mereka dengan riuh ikut menyoraki pasangan-pasangan yang ikut dalam festival. Keseruan makin bertambah ketika pasangan tersebut menunjukan kemesraan kepada satu sama lain.

Digelar tepat setelah Nyepi juga menjadi alasan tersendiri mengapa Omed-Omedan ramai dikunjungi. Para wisatawan biasanya datang ke festival ini setelah sebelumnya mengikuti tradisi Nyepi.

3. Badung Night Run

Festival lokal di Seminyak ini tidak kalah seru. Badung Night Run merupakan festival olahraga lari tahunan yang digelar di Badung. Badung sendiri terdiri dari beberapa daerah berbeda di Bali. Mulai dari Kuta Selatan hingga Seminyak.

Seperti juga festival lari di daerah lain di Indonesia, Badung Night Run menjadi tujuan utama para penggemar olahraga. Namun menariknya, Badung Night Run tidak hanya bisa diikuti oleh profesional. Ada beberapa kategori seperti 5k, 1k, hingga maraton yang bisa diikuti pula oleh pemula.

Sisi menarik lain Badung Night Run adalah waktu penyelenggaraan. Sesuai dengan namanya Badung Night Run memang digelar pada malam hari. Para peserta akan berlari dari malam hingga menyaksikan matahari terbit di pantai Seminyak.

Badung Night Run digelar setiap tahun sekali. Waktu penyelenggaraannya pun berubah-ubah. Selain itu Badung Night Run bukan hanya diikuti oleh warga lokal dari wisatawan dari Indonesia. Cukup banyak wisatawan dunia yang secara khusus datang ke Bali demi bisa mengikuti festival olahraga satu ini.

Nah, festival lokal dan tradisi mana nih yang paling ingin kalian hadiri?

Post a Comment