Melemah Lah di Saat Kau Kuat, dan Menguat Lah di Saat Kau Lemah

Melemah Lah di Saat Kau Kuat, dan Menguat Lah di Saat Kau Lemah

Tidak perlu di ambil pusing kalau kita sering di remehkan, di rendahkan, apalagi di anggap sepele oleh orang. Itu tidak penting dan tidak berpengaruh pada kualitas kekuatan kita. Bagi orang kuat, terlihat kuat itu tidak penting. Fakta nya orang kuat kerapkali menyembunyikan kekuatan-nya dalam kelemahan. Justru hanya orang lemah lah yang kerapkali ingin terlihat kuat, bahkan berpura-pura kuat demi menutupi kelemahan dan "Keminderan-nya".

Kekuatan disini berati aspek-aspek yang ada di dalam diri kita. Baca : (kelebihan, potensi, kemampuan, bakat, talenta, prestasi, value, kecerdasan dan lain sebagainya).

Jadi saya tidak pernah sama sekali merasa keberatan bila ada orang yang kerapkali merendahkan, meremehkan, bahkan menganggap saya sepele. Ini malah suatu keuntungan bagi saya dan bukan sebuah kerugian. Karena hanya orang yang selalu terlihat lemah lah yang paling sulit di kalahkan. Loh kok bisa ?

Jadi begini, dalam suatu pertempuran jika kita terlalu memperlihatkan atau mendemo kan kekuatan kita, maka lawan akan lebih mudah membaca peta kekuatan kita. Karena lawan bisa saja kekuatannya lebih besar melebihi kekuatan kita, tapi kita malah blunder, karena terlalu percaya diri, akhirnya kita jadi terlena dan lawan bisa mencium kelemahan kita. Artinya apa? Menunjukan kekuatan justru adalah kesalahan. Bersikap jumawa, menunjukkan kelebihan, mempertontonkan kemampuan yang berlebihan malah akan melemahkan kita secara perlahan tanpa di sadari. Sebelum saya mengakhiri catatan nan singkat dan sederhana ini, izinkan saya mengutip satu kalimat mutiara yang sangat powerfull! Yang kurang lebih bunyinya: "Melemah lah di saat kau kuat, dan menguat lah di saat kau lemah".


Satu hal yang perlu kita sadari bahwa semua kekuatan yang kita miliki pada hakikatnya hanyalah sebuah "Titipan". Karena sejatinya kita hanyalah makhluk yang lemah dan tidak punya apa-apa. Jadi tidak sepantasnya kita merasa paling besar dan paling superior di antara yang lain. Sesungguhnya hanya Dia-lah "Tuhan" satu-satunya Kekuatan yang Maha Kuat, Maha Besar, lagi Maha Superior.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel